Sabtu, 05 Juni 2021

Pentingnya Komunikasi Bisnis pada individu atau Kelompok


Komunikasi yaitu percakapan atau perbincangan yang dilakukan oleh dua atau lebih dari dua Orang. Sedangkan bisnis yaitu seseorang atau organisasi yang menjual jasa maupun barang kepada calon pembelinya.

Komunikasi Bisnis yaitu suatu perbincangan untuk sebuah pemahaman yang dilakukan bersama yang tujuannya untuk sebuah kolaborasi dalam bisnis. Komunikasi yang baik membantu meningkat harga diri seseorang atau keyakinan terhadap percaya dirinya, menjadi partner yang efektif, dan maju dalam karir. Suksesnya seseorang dalam organisasi internal maupun eksternal tercipta dari kualitas komunikasi yang baik.

Individu adalah merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil.

Kelompok atau Group dapat didefinisikan sebagai dua individu atau lebih yang saling berinteraksi dan saling tergantung antara satu sama lainnya dan saling bergabung untuk mencapai Tujuan tertentu 


Ko
munikasi Bisnis memiliki beberapa tujuan yang diantara yaitu :

a. Pemahaman seseorang mengenai pesan yang disampaikan.

b. Untuk penerima respon – menunjukkan apa yang dia pahami tentang pesan yang disampaikan dengan     respon yang sesuai.

c. Hubungan yang saling menguntungkan – orang orang yang terlibat dalam suatu kerjasama satu sama     lain secara positif, pribadi, dan profesional.

d. Niat baik berorganisasi – kepercayaan terhadap organisi membuat seseorang bersedia melanjutkan       hubungan bisnis.


Pola Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis bersifat internal atau eksternal, formal atau informal, bekerja sama ataupun pribadi. Pesan yang disampaikan bisa secara vertikal maupun horizontal dengan orang yang satu tempat bekerja maupun antara pekerja yang terlepas dari statusnya melalui Selentingan. Selentingan yaitu salah satu jenis kominikasi informal.

 

Proses Komunikasi, yaitu Komunikasi terjadi di lingkungan yang mencakup pemberi dan penerima pesan dan terjadi timbal balik.

Di tempat kerja, budaya organisasi memengaruhi  lingkungan komunikasi yang akan menentukan seberapa luas pencapaian kantor tersebut. Supaya proses komunikasi terjalin dengan baik, pemberi pesan harus menganalisis calon penerima dan merancang pesan agar penerima pesan bisa mudah memahami apa yang disampaikan. Pesan yang disamapaikan harus fokus pada pemahaman penerima, timbal balik, meminimalkan hambatan dalam berkomunikasi. Sedangkan untuk penerima, ia harus mendengarkan dan memahami dengan cermat, membuat catatan untuk memudahkan dalam mengingat, bertanya saat ada pesan yang tidak dimengerti, dan memberikan umpan balik terhadap pemberi pesan.

 

Hambatan dalam komunikasi dan cara mengatasinya

Hambatan komunikasi dapat terjadi pada semua sisi dalam komunikasi. Hambatan potensial lain yaitu adalah pemilihan kata, tanda baca, ejaan, tata bahasa, dan struktur kalimat, penampilan, faktor lingkungan,  jenis pesan yang akan disampaikan, kemampuan bagaimana penerima pesan, dan mendengarkan serta memahami. Menganalisis calon penerima dan menentukan sudut pandang yang cocok untuk menimalkan hambatan dalam berkomunikasi.

Manfaat Mempelajari Hambatan - hambatan Komunikasi

Setelah mengetahui dan memahami hambatan-hambatan komunikasi, diharapkan kita dapat merumuskan serta menerapkan cara-cara yang tepat untuk mengatasi berbagai hambatan komunikasi tersebut ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan demikian, komunikasi yang efektif pun akan dapat tercapai.

Itulah pembahasan mengenai Pentingnya Komunikasi Bisnis pada individu maupun kelompok. Semoga bisa dipelajari dan dipahami.

Sekian dan Terimakasih........

Kamis, 03 Juni 2021

Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan pada Digitalisasi




 

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.

Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.

Pada era digitalisasi saat ini semua orang sudah tidak asing mengenai Kewirausahaan. Apalagi pemuda – pemuda juga dibekalkan ilmu dasar tentang kewirausahaan. Bahkan tidak sedikit pula dari mereka mengimplementasikan ilmu tersebut dalam kehidupan mereka dan hasilnya banyak wirausahawan yang bersaing terlebih lagi sudah di kolaborasikan dengan teknologi. Kewirausahaan dengan digitalisasi merupakan hubungan erat yang saat ini wajib semua orang pahami. Apapaun yang dilakukan dan dimanapun melakukannya semua sudah bergantung pada teknologi. Inilah yang menjadi sebab bahwa kewirausahaan Digital penting. Bukan hanya sebagai ilmu tetapi bekal untuk daya saing yang semakin banyak. Melalui pendidikan yang bisa dipelajari dan praktik – praktik didalamnya serta bagaimana cara implementasi dalam kehidupan sehari – hari ini menjadi sebuah bekal bagi para pemuda masa kini dalam mengembangkan bakatnya di bidang wirausaha. Pemuda saat ini juga dituntut untuk lebih berkreasi dalam kreatifitasnya agar mampu bersaing hingga masa yang akan datang. Begitu sangat penting pendidikan kewirausahaan pada era digitalisasi dan kemungkinan akan terus berkembang sepanjang perkembangan teknologi.


Adapun enam hakikat tentang pentingnya Kewirausahaan yaitu :

1.    Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses dan hasil bisnis (Ahmad Sanusi, 1994)

2.    Kewirausahaan adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha dan mengembangkan usaha (Soeharto Prawiro, 1997)

3.    Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (kreatif) dan berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih.

4.    Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Drucker, 1959)

5.    Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreatifitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha (Zimmerer, 1996

6.    Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan.

Menjadi pemuda – pemudi masa kini sudah akan terbiasa untuk lebih memahami mengenai digitalisai. Apalagi memang hampir semua kegiatan sudah berdampingan dengan teknologi. Tidak heran jika anak pada zaman sekarang akan lebih berteman baik dengan teknologi selagi bisa memanfaatkannya terlebih lagi dicampurkan dengan konsep Kewirausahaan. Jika mereka menggunakan dengan baik dan mengkolaborasika anatara kewirausahaan dengan teknologi ini akan menciptkan sebuah kreatifitas – kreatifitas baru yang diciptakan.  

Pentingnya Komunikasi Bisnis pada individu atau Kelompok

Komunikasi yaitu percakapan atau perbincangan yang dilakukan oleh dua atau lebih dari dua Orang. Sedangkan bisnis yaitu seseorang atau o...