Apa itu “Digital Marketing”?
Digital
Marketing atau Pemasaran secara digital didefinisikan sebagai upaya atau cara pemasaran
menggunakan perangkat elektronik atau internet dengan berbagai macam taktik
marketing dan media digital yang dimana Anda dapat berkomunikasi dengan calon
konsumen yang menghabiskan waktu di online. Ada beragam akses untuk para calon
konsumen agar dapat melihat penawaran Anda, seperti Website, Blog, Media social seperti Instagram, Whatsapp, Line, dan
sebagainya. Dari beberapa akses itulah mereka akan berkomunikasi kepada Anda.
Mengapa Digital Marketing dikatakan “Penting”?
Karena kemajuan teknologi Informasi dan komunikasi di era
disruptif ini menjadi hal yang harus dan wajib dipahami serta dilakukan sebagai
bagian dari strategi pemasaran pada dunia kewirausahaan, kemudian mengingat bahwa
era pandemi covid semakin mengakselerasi dan membuktikan betapa pentingnya
Digital Marketing bagi dunia Kewirausahaan. Ketika orang sudah tidak bisa
mengakses cara konvensional pada beberapa media promosi atau media pemasaran
yang dilakukan maka, media digital menjadi satu satunya solusi dalam masa
pandemi covid ini, sehingga terbuka peluang dan kesempatan bagi para
wirausahawan untuk tetap bisa melakukan promosi dan pemasaran melalui
pemanfaatan media digital.
Mengenai “Digital entrepreneurship”
Kutipan dari Jean
– Claude Juncker, disebutkan bahwa peran internet dan teknologi digital
telah mengubah dunia saat ini, yang pada awalnya beberapa media konvensional
dianggap tingkat paling akhir namun demikian, seiring perkembangan zaman maka
internet dan teknologi digital menguasai dunia, mengubah pola perilaku konsumen
sehingga terjadinya shifting pada perilaku konsumen, ditangkap sebuah peluang
oleh pemilik bisnis bahwa seorang pelaku bisnis harus bisa memenuhi kebutuhan
dan keinginan konsumen sehingga Digital Marketing merupakan bagian dari sebuah
jawaban yang diberikan kepada konsumen supaya tetap bisa memenangkan persaingan
yang terjadi di dunia wirausaha. Dan selain itu disebutkan juga “Digital
technology has to be our future” jadi jika seseorang ingin menguasai masa depan
maka dia harus menguasai yang namanya digital
teknologi. Begitupun dengan teori Darwin yang mengatakan “Bahwa sebenarnya Manusia yang berhasil,
sukses, bisa memenangkan sebuah pertempuran adalah orang – orang bukan yang
paling kuat, bukan yang paling besar, melainkan yang paling bisa beradaptasi
terhadap perubahan”. Maka dengan banyaknya berbagai perubahan yang
terjadi mau tidak mau seseorang harus
mampu beradaptasi terhadap perubahan yang ada termsuk dengan digital teknologi yang
saat ini berkembang pesat.
Seperti yang telah dikatakan, pada saat ini semua orang
harus mampu beradaptasi dengan teknologi. Mau tidak mau, suka tidak suka semua
orang akan merasakan kehidupan yang berdampingan dengan teknologi, sebab hal
tersebut akan berdampak pula pada wirausahawan saat ini. Untuk Wirausahawan
yang baru memulai ataupun yang sedang meneruskan serta mengembangkan pada era digital
ini menjadi sebuah peluang bagi mereka untuk terus meningkatkan perkembangan
wirausaha. Dengan pemanfaatan teknologi dan informasi digital bisa memudahkan
mereka untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas tanpa harus berkomunikasi
langsung ditempat. Ini sangat bermanfaat karena jika kita lihat dari definisi
Digital Marketing sendiri itu adalah upaya atau cara seorang wirausawan yang
ingin memperkenalkan maupun menawarkan produknya hanya melalui perangkat
elektronik atau internet. Banyak sarana yang sudah tersedia untuk menjangkau konsumen
melalui website, Blog, Sosial Media seperti Instagram, WhatsApp atau sosial
media lainnya. Beragam cara pun bisa dilakukan bisa menggunakan Foto atau Video
untuk menampilkan produk yang akan dipromosikan. Ini bisa menjadi daya tarik
konsumen terhadap para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya melalui Digital Marketing ini. Dengan berbasis
perangkat elektronik dan internet mereka sebagai pelaku usaha bisa
mengadaptasikan diri terhadap perkembangan digital saat ini untuk meningkatkan
perkembangan usahanya dengan beragam upaya atau cara.
Bicara mengenai Digital Marketing maka, kita sedang
berbicara tentang “Bagaimana merancang sebuah rencana Strategis yang akan
dilakukan agar usaha kita menjadi tumbuh dan berkembang, produk lebih dikenal, mampu
berdaya saing dengan persaingan yang ada di lingkungan kita. Dengan menggunakan
konsep SOSTAC yang kita sebut “Pemasaran Digital” yang akan disusun dan
dirancang untuk usaha kita. Berikut penjabaran SOSTAC :
Situation analysis, jika ingin menggunakan digital marketing seseorang perlu mengetahui bahwa Situation Analysis adalah menjelaskan tentang “where we now?” atau sedang dimana posisi saat ini.
- Goal performance (5Ss)
- Customer insight
- E – marketplace SWOT
- Brand perception
- Internal capabilities and resources
Objectives, setelah menyusun tentang situation Analysis kita akan menyusun pula sebuah objektif atau tujuan, “do want to be?” Apa tujuan sebenarnya. Sehingga saat kita sudah mengetahui posisi dan tujuan kita bisa melanjutkan pada tahap Strategy. Pada Objectives terdiri dari 5Ss yaitu
- Sell – customer acquisition and retention targets
- Serve – customer satisfaction targets
- Sizzle – site stickiness, visit duration
- Speak – trialogue; number of engaged customers
- Save – quantified efficiency gains
Strategy, pada strategi ini membahas “how do we get there? Atau bagaimana caranya seseorang bisa mencapai tujuan.
- Segmentation, targeting and positioning
- OVP “online value proposition”
- Sequense (Credibility before visibility)
- Integration (consistent OVP) and database
- Tools (web functionally, e-mail, IPTV, etc)
Tactics, “how exactly do we get there?” atau cara – cara yang lebih generic yang dilakukan untuk mecapai tujuan.
- E-marketing mix, including: the communications mix,
social networking, what happens when?
- Details of contact strategy
- E-campaign initiative schedule
Action, “The detail of tactics” atau bagaimana tindakan kita pada tujuan tersebut.
- Responsibilities and structurs
- Internal resources and skills
- External agencies
Control, perlu menyusun “how do you monitor performance?” apakah langkah – langkah yang sudah disusun, dibuat, action yang sudah dilakukan sudah cukup untuk memenuhi target, mengarahkan pada tujuan yang diinginkan.
- 5Ss + web analytics +KPIs
- Usability testing/mystery shopper
- Customer satisfaction surveys
- Site visitor profiling
- Frequency of reporting
- Process of reporting and actions








